***** Welcome to Official Website of KKN POSDAYA Team Purwokerto Village ***** Selamat Datang di Website Resmi Tim KKN POSDAYA Desa Purwokerto *****
Tampilkan postingan dengan label Sosial Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosial Budaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2012

Kegiatan Pelatihan Sholat Khusyu’ (Fasholatan)



Kegiatan Pelatihan Sholat Khusyu’ (Fasholatan)
a. Nama kegiatan : Pelatihan Sholat Khusyu’
b. Inisiator kegiatan : Ahmad Syukur
c. Tempat : Masjid Al-Hidayah, Desa Purwokerto
d. Waktu : Senin & Selasa, 18.30 – 19.30 Wib


Secara Umum Pengetahuan keagamaan masyarakat Desa purwokerto masih sangat perlu untuk ditingkatkan. Kurangnya pengetahuan keagamaan ini disebabkan karena kurangnya dukungan tambahan pengetahuan keagamaan dari tokoh-tokoh agama atau pemuka agama, yang mana jumalh pemuka agama di Desa Purwokerto sangat minim. Kurangnya pengetahuan keagamaan, utamanya mengenai tata cara atau syari’at Beribadah berimbas pada kurang pahamnya masyarakat mengenai kesempurnaan beribadah serta kekurang sempurnaan dalam pelaksanaan Praktik Ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagian besar atau dapat dikatakan keseluruhan warga Desa Purwokerto beragama islam, tetapi dapat dilihat pelaksanaan Kegiatan Peribadatan masyarakat Desa Purwokerto masih diperlukan adanya tambahan pengetahuan. Kegiatan Peribadatan masyarakat Purwokerto yang perlu mendapatkan perhatian lebih antara lain adalah tata cara Ibadah Sholat. Secara Umum, masyarakat Desa purwokerto telah mengerti apa itu sholat dan telah melaksanakan Ibadah Sholat. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu mendapatkan pengkajian bersama, sehingga pelaksanaan Ibadah Masyarakat tidak hanya terkesan sebagai pelaksanaan Ibadah semata, namun pelaksanaan Ibadah yang diharapkan dapat berorientasi pada kesempurnaan Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan. Besarnya perhatian yang ditujukan pada kegiatan Peribadatan Sholat, menjadikan Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus, bekerjasama dengan Ta’mir masjid Al-Hidayah Desa Purwopkerto, Kecamatan kayen, Kabupaten pati Menyelenggarakan pelatihan Sholat Bagi warga masyarakat Desa Purwokerto. Pelatihan ini dimaksudkan Bukan sebagai media pengajaran bagi masyarakat, melainkan sebagai media belajar dan mengaji bersama antara Tim KKN Posdaya UMK dengan segenap Warga Masyarakat Desa Purwokerto, Khususnya jama’ah sholat magrib dan Isya’ di masjid Al-Hidayah Desa Purwokerto.

Pelatihan Sholat Khusyu’ diselenggarakan Oleh Tim KKN Posdaya UMK setiap Hari senin dan selasa malam, setelah Sholat jama’ah Magrib sampai dengan waktu isya’. Peserta yang mengikuti kegiatan Pelatihan sholat Khusyu’ ini antara lain adalah warga amsyarakat Desa Purwokerto, khsusunya yang mengikuti sholat jama’ah magrib dan isya’ serta segenap warga masyarakat yang lainnya. Pelatihan ini diharapkan memberikan tambahan pengetahuan baru mengenai tata cara sholat yang baik dan benar serta sempurna, serta dapat memebrikan
kesempurnaan dalam pelaksanaan kegiatan peribadatan masyarakat Desa Purwokerto, utamanya Ibadah Sholat yang setiap hari dilaksnakan oleh segenap Masyarakat Desa purwokerto.
Pembiacar dalam pelatihan sholat Khusyu’ ini berasal dari Tim KKN Posdaya UMK, dengan tema pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tentang tata cara sholat yang baik, benar dan sempurna. Selama pelaksanaan kegiatan pelatihan sholat ini, masyarakat utamanya adalah peserta Pelatihan sholat ini dapat bertukar pikiran ataupun bertanya secara langsung jika terdapat hal-hal yang perlu dipertanyakan mengenai Ibadah Sholat. Secara umum respon masyarakat Desa purwokerto tentang adanya pelatihan Sholat Khusyu’ ini sangat baik, mengingat pelatihan yang semacam ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Purwokerto. Terlebih, inisiatif diadakannya Pelatihan ini merupakan kerjasama bersama antara Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus dengan Ta’mir Masjid al-Hidayah Desa Purwokerto yang mewakili Warga Masyarakat Desa purwokerto dalam hal ini.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Ibu)





Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Ibu)
a. Nama kegiatan : Kegiatan Yasinan Keliling (pi)
b. Inisiator kegiatan : Yulia Istiana
c. Tempat : Rumah anggota Jam’iyah Yasinan
d. Waktu : Kamis, 15.30 – 17.00 Wib


Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan adanya sebuah perkumpulan bersama anggota masyarakat sebagai wahana dan media penyampaian informasi, berbagi rasa dan aspirasi. Perlunya perkumpulan yang semacam ini didasarkan pada karakteristik masyarakat khususnya masyarakat Desa Purwokerto yang masih sangat erat rasa kekeluargaan serta rasa saling memiliki satu sama
lain. Secara umum terdapat perkumpulan-perkumpulan warga masyarakat yang mampu mengumpulkan warga masyarakat yang ada di Desa Purwokerto. Namun, bentuk perkumpulan-perkumpulan yang ada umumnya merupakan perkumpulan yang memiliki tujuan tertentu diluar tujuan untuk penyampaian aspirasi masyarakat, atau dengan kata lain perkumpulan yang ada mengakomodasi kepentingan dari perkumpulan yang ada tersebut.

Diperlukan adanya sebuah perkumpulan yang secara intensif dan berkelanjutan mampu menyedeiakan alokasi waktu bagi masyarakat untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi masyarakat dan dilaksanakan berdasarkan asas kekeluargaan dengan memperhatikan segala kepentingan masyarakat Desa. Perkumpulan yang semacam ini sangat sesuai dengan perkumpulan yang berbasis kegiatan keagamaan dan religius. Dikarenakan, kegiatan religius dan Kegiatan Keagamaan yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi segenap anggota masyarakat untuk menyampaikan segenap aspirasinya dalam keadaan yang tenang.

Di Desa Purwokerto, telah terdapat perkumpulan masyarakat yang berbasis Kegiatan Keagamaan dan Kegiatan Religius yakni Perkumpulan Kegiatan Yasinan Keliling. Kegiatan yasinan Keliling terbagi Ke dalam 2 kelompok, yakni Kelompok Ibu-ibu dan Kelompok Bapak-Bapak. Tim KKN Posdaya UMK berorientasi pada pengembangan dan pemanfaatan kegiatan Yasinan Keliling ini secara maksimal, sehingga keikutsertaan Tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan diarahkan kepada penginventararisasi dan identifikasi masalah yang dimiliki oleh masyarakat Desa Purwokerto serta berusaha untuk memberikan solusi serta pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan Tim KKN Posdaya UMK. Pemecahan Masalah yang diberikan oleh Tim KKN Posdaya UMK merupakan Pemecahan masalah yang bersifat Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Kegiatan Yasinan Keliling untuk Kelompok Putri atau Ibu-ibu dilaksanakan setiap Kamis sore, di rumah anggota Jam,iyah Yasinan secara bergiliran. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling dilaksanakan pada Jam 15.30 – 17.00 Wib, dengan ditambahkannya sharing bersama warga masyarakat anggota Jam’iyah Yasinan bersama Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus. Penentuan tempat pelaksanaan dilakukan dengan cara undian yang telah disusun oleh penyelenggara. Keseleuruhan anggota Jam’iyah Yasinan Keliling putri atau Ibu-ibu sejumlah 60 orang. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling ini seminggu sekali sesuai dengan kesepakatan bersama anggota Jam’iyah Yasinan Keliling. Secara Umum Sebagian besar anggota Jam’iyah Yasinan keliling ini menyambut baik kehadiran tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan Keliling untuk membantu masyarakat dalam memberikan pemecahan masalah serta
pencerahan bagi warga masyarakat utamanya mengenai pengetahuan baru yang belum mereka pahami.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Bapak)





Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Bapak)
a. Nama kegiatan : Kegiatan Yasinan Keliling (pa)
b. Inisiator kegiatan : Ahmad Syukur
c. Tempat : Rumah anggota Jam’iyah Yasinan
d. Waktu : Kamis, 19.00 – 21.00 Wib


Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan adanya sebuah perkumpulan bersama anggota masyarakat sebagai wahana dan media penyampaian informasi, berbagi rasa dan aspirasi. Perlunya perkumpulan yang semacam ini didasarkan pada karakteristik masyarakat khususnya masyarakat Desa Purwokerto yang masih sangat erat rasa kekeluargaan serta rasa saling memiliki satu sama lain. Secara umum terdapat perkumpulan-perkumpulan warga masyarakat yang mampu mengumpulkan warga masyarakat yang ada di Desa Purwokerto. Namun, bentuk perkumpulan-perkumpulan yang ada umumnya merupakan perkumpulan yang memiliki tujuan tertentu diluar tujuan untuk penyampaian aspirasi masyarakat, atau dengan kata lain perkumpulan yang ada mengakomodasi kepentingan dari perkumpulan yang ada tersebut.

Diperlukan adanya sebuah perkumpulan yang secara intensif dan berkelanjutan mampu menyedeiakan alokasi waktu bagi masyarakat untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi masyarakat dan dilaksanakan berdasarkan asas kekeluargaan dengan memperhatikan segala kepentingan masyarakat Desa. Perkumpulan yang semacam ini sangat sesuai dengan perkumpulan yang berbasis kegiatan keagamaan dan religius. Dikarenakan, kegiatan religius dan Kegiatan Keagamaan yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi segenap anggota masyarakat untuk menyampaikan segenap aspirasinya dalam keadaan yang tenang.

Di Desa Purwokerto, telah terdapat perkumpulan masyarakat yang berbasis Kegiatan Keagamaan dan Kegiatan Religius yakni Perkumpulan Kegiatan Yasinan Keliling. Kegiatan yasinan Keliling terbagi Ke dalam 2 kelompok, yakni Kelompok Ibu-ibu dan Kelompok Bapak-Bapak. Tim KKN Posdaya UMK berorientasi pada pengembangan dan pemanfaatan kegiatan Yasinan Keliling ini secara maksimal, sehingga keikutsertaan Tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan diarahkan kepada penginventararisasi dan identifikasi masalah yang dimiliki oleh masyarakat Desa Purwokerto serta berusaha untuk memberikan solusi serta pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan Tim KKN Posdaya UMK. Pemecahan Masalah yang diberikan oleh Tim KKN Posdaya UMK merupakan Pemecahan masalah yang bersifat Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Kegiatan Yasinan Keliling untuk Kelompok Putra atau Bapak-Bapak dilaksanakan setiap Kamis Malam Jum’at, di rumah anggota Jam,iyah Yasinan secara bergiliran. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling dilaksanakan pada Jam 19.00 – 21.00 Wib, dengan ditambahkannya sharing bersama warga masyarakat anggota Jam’iyah Yasinan bersama Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus. Penentuan tempat pelaksanaan dilakukan dengan cara undian yang telah disusun oleh penyelenggara. Keseleuruhan anggota Jam’iyah Yasinan Keliling Putra atau Bapak-bapak sejumlah 30 orang. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling ini seminggu sekali sesuai dengan kesepakatan bersama anggota Jam’iyah Yasinan Keliling. Secara Umum Sebagian besar anggota Jam’iyah Yasinan keliling ini menyambut baik kehadiran tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan Keliling untuk membantu masyarakat dalam memberikan pemecahan masalah serta pencerahan bagi warga masyarakat utamanya mengenai pengetahuan baru yang belum mereka pahami.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Penyuluhan Pendidikan tentang Dampak Pernikahan Dini.





Penyuluhan Pendidikan tentang Dampak Pernikahan Dini.
a. Nama kegiatan : Penyuluhan Pendidikan
b. Inisiator kegiatan : Erwin Jatmiko
c. Tempat : Rumah Kepala Desa Purwokerto
d. Waktu : Jum’at, 19 januari 2012. 09.00 – 10.00 Wib


Tingkat pernikahan dini pada Masyarakat Desa Purwokerto tergolong tinggi. Hal ini dapat terlihat dari Jumlah remaja yang belum menikah sangat kecil dibandingkan dengan usia remaja yang sudah menikah. Secara umum faktor pendidikan dan kesadaran akan pentingnya pendidikan menjadikan masyarakat kurang paham bagaimana dampak dari pernikahan yang dilakukan dalam usia yang belum tergolong matang. Masyarakat Desa Purwokerto pada khususnya, dengan keadaan yang sedemikian ini, beranggapan bahwa ini adalah hal yang lumrah terjadi, dimana anak-anak mereka setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar sudah layak untuk melanjutkan kehidupan ke Jenjang Pernikahan. Anggapan yang sedemikian ini tidak sepenuhnya salah, mengingat keadaan ekonomi yang tidak mendukung dan pengetahuan serta kesadaran masyarakat yang kurang akan pentingnya melangsungkan sebuah pernikahan pada usia yang sudah matang.

Pernikahan yang dilaksanakan dalam usia yang belum matang atau lazim disebut Pernikahan dini memeiliki beberapa dampak yang kurang baik. Maka, masyarakat perlu untuk disadarkan akan pentingnya menjaga anak-anak mereka yang akan melangsungkan pernikahan pada usia yang sudah matang. Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus memiliki inisiatif untuk melaksanakan penyuluhan pendidikan yang bertema “Dampak Pernikahan Dini di Masyarakat”, sebagai media untuk penyadaran pada masyarakat tentang banyaknya dampak-dampak yang ditimbulkan oleh adanya pelaksanaan Pernikahan dini di Masyarakat.
Secara umum, pernikahan dini yang dilakukan oleh sebgaian masyarakat utamanya masyarakat Desa Purwokerto, memiliki beberapa dampak bagi masyarakat atau nagi pasangan serta keluarga yang melangsungkan pernikahan dini. Pertama, Dampak Psikis, dikarenakan pernikahan yang dilakukan dalam usia yang belum matang maka cara pandang serta cara berfikir yang belum matang pula, sehingga terjadi kekurang pahaman akan tugas dan fungsinya sebagai sebuah rumah tangga. Kedua, Dampak biologis, mengingat belum matngnya usia pernikahan juga berdampak pada belum matangnya kesehatan reproduksi pasangan yang melangsungkan pernikahan, sehingga dimungkinkan belum matangnya organ reproduksi baik sang suami atau istri yang melangsungkan pernikahan dini. Yang ketiga, dampak sosial bagi Keluarga. Perlu diingat bahwa dengan kekurang matangan cara pandang, serta cara berfikir dari pasangan yang melangsungkan pernikahan dini, maka secara otomatis kehidupan yang seharusnya mereka jalani dalam ikatan suami istri dan terlepas dari kelurag pun tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dalam hal ini, orangtua sang pasanagan yang akan menanggung beban kehidupan mereke kembali, utamanya adalah beban kebutuhan ekonomi. Hal-hal semacam iniliah yang umum terjadi jika pernikahan dini terjadi di masyarakat.

Penyuluhan Dampak pernikahan dini ini dilaksanakan oleh Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus, pada Kegiatan Pengolahan Jagung menjadi berbagai olahan makanan yang juga
dilaksanakan oleh Tim KKN Posdaya UMK. Peserta penyuluhan yang hadir adalah masyarakat desa Purwokerto yang sebagian besar adalah ibu-ibu. Diharapkan dengan hadirnya ibu-ibu ini, mereka dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka yang beranjak melangsungkan pernikahan dini untuk mengurungkan niatnya sesaat dan menunggu waktunya yang tepat. Sehingga pernikahan yang berlangsung bukan menjadi pernikahan yang membawa dampak negatif bagi semua tetapi pernikahan yang baik serta membawa kesejahteraan bagi semua. Kegiatan Penyuluhan ini dilaksanakan pada Hari Jum’at pagi, tanggal 19 Januari 2012 dan berlokasi di Rumah Kepala Desa Purwokerto.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India