***** Welcome to Official Website of KKN POSDAYA Team Purwokerto Village ***** Selamat Datang di Website Resmi Tim KKN POSDAYA Desa Purwokerto *****
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2012

Kegiatan Pelatihan Sholat Khusyu’ (Fasholatan)



Kegiatan Pelatihan Sholat Khusyu’ (Fasholatan)
a. Nama kegiatan : Pelatihan Sholat Khusyu’
b. Inisiator kegiatan : Ahmad Syukur
c. Tempat : Masjid Al-Hidayah, Desa Purwokerto
d. Waktu : Senin & Selasa, 18.30 – 19.30 Wib


Secara Umum Pengetahuan keagamaan masyarakat Desa purwokerto masih sangat perlu untuk ditingkatkan. Kurangnya pengetahuan keagamaan ini disebabkan karena kurangnya dukungan tambahan pengetahuan keagamaan dari tokoh-tokoh agama atau pemuka agama, yang mana jumalh pemuka agama di Desa Purwokerto sangat minim. Kurangnya pengetahuan keagamaan, utamanya mengenai tata cara atau syari’at Beribadah berimbas pada kurang pahamnya masyarakat mengenai kesempurnaan beribadah serta kekurang sempurnaan dalam pelaksanaan Praktik Ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagian besar atau dapat dikatakan keseluruhan warga Desa Purwokerto beragama islam, tetapi dapat dilihat pelaksanaan Kegiatan Peribadatan masyarakat Desa Purwokerto masih diperlukan adanya tambahan pengetahuan. Kegiatan Peribadatan masyarakat Purwokerto yang perlu mendapatkan perhatian lebih antara lain adalah tata cara Ibadah Sholat. Secara Umum, masyarakat Desa purwokerto telah mengerti apa itu sholat dan telah melaksanakan Ibadah Sholat. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu mendapatkan pengkajian bersama, sehingga pelaksanaan Ibadah Masyarakat tidak hanya terkesan sebagai pelaksanaan Ibadah semata, namun pelaksanaan Ibadah yang diharapkan dapat berorientasi pada kesempurnaan Pelaksanaan Kegiatan Peribadatan. Besarnya perhatian yang ditujukan pada kegiatan Peribadatan Sholat, menjadikan Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus, bekerjasama dengan Ta’mir masjid Al-Hidayah Desa Purwopkerto, Kecamatan kayen, Kabupaten pati Menyelenggarakan pelatihan Sholat Bagi warga masyarakat Desa Purwokerto. Pelatihan ini dimaksudkan Bukan sebagai media pengajaran bagi masyarakat, melainkan sebagai media belajar dan mengaji bersama antara Tim KKN Posdaya UMK dengan segenap Warga Masyarakat Desa Purwokerto, Khususnya jama’ah sholat magrib dan Isya’ di masjid Al-Hidayah Desa Purwokerto.

Pelatihan Sholat Khusyu’ diselenggarakan Oleh Tim KKN Posdaya UMK setiap Hari senin dan selasa malam, setelah Sholat jama’ah Magrib sampai dengan waktu isya’. Peserta yang mengikuti kegiatan Pelatihan sholat Khusyu’ ini antara lain adalah warga amsyarakat Desa Purwokerto, khsusunya yang mengikuti sholat jama’ah magrib dan isya’ serta segenap warga masyarakat yang lainnya. Pelatihan ini diharapkan memberikan tambahan pengetahuan baru mengenai tata cara sholat yang baik dan benar serta sempurna, serta dapat memebrikan
kesempurnaan dalam pelaksanaan kegiatan peribadatan masyarakat Desa Purwokerto, utamanya Ibadah Sholat yang setiap hari dilaksnakan oleh segenap Masyarakat Desa purwokerto.
Pembiacar dalam pelatihan sholat Khusyu’ ini berasal dari Tim KKN Posdaya UMK, dengan tema pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat akan pengetahuan tentang tata cara sholat yang baik, benar dan sempurna. Selama pelaksanaan kegiatan pelatihan sholat ini, masyarakat utamanya adalah peserta Pelatihan sholat ini dapat bertukar pikiran ataupun bertanya secara langsung jika terdapat hal-hal yang perlu dipertanyakan mengenai Ibadah Sholat. Secara umum respon masyarakat Desa purwokerto tentang adanya pelatihan Sholat Khusyu’ ini sangat baik, mengingat pelatihan yang semacam ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Desa Purwokerto. Terlebih, inisiatif diadakannya Pelatihan ini merupakan kerjasama bersama antara Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus dengan Ta’mir Masjid al-Hidayah Desa Purwokerto yang mewakili Warga Masyarakat Desa purwokerto dalam hal ini.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Bimbingan Belajar Persiapan UASBN Sekolah Dasar





Bimbingan Belajar Persiapan UASBN Sekolah Dasar
a. Nama kegiatan : Bimbingan Belajar / Les persiapan UASBN SD
b. Inisiator kegiatan : Dwi Era Rusmawati
c. Tempat : SD Negeri Purwokerto
d. Waktu : Selasa – Kamis, 12.00 – 13.00 Wib


Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional atau UASBN menjadi tahapan teralkhir yang harus dilalui oleh siswa-siswi di tingkat akhir pendidikan dasar di sekolah dasar di seluruh wilayah Indonesia. Semua siswa0siwi yang berada pada Kelas 6 Sekolah Dasar harus melalui ujian ini sebagai tahap penilaian akhir sebelum siswa-siswi tersebut dinyatakan lulus dan berhak untuk melanjutkan ke Jenjang Pendidikan yang lebih tinggi. UASBN ini diselenggarakan oleh pemerintah
dalam skala Nasional dengan menggunakan standar Nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Setiap mata pelajaran yang diujikan telah disesuaikan dengan kemampuan serta standar materi yang diberikan di setiap Sekolah Dasar di Seluruh Indonesia. Tak terkecuali dengan SD Negeri Purwokerto, semua siswa-siswi SD Negeri Purwokerto yang berada pada Kelas 6 harus sudah bersiap-siap menghadapi Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional ini guna mencapai tingkat kelulusan 100 persen yang selalu diharapkan oleh Pihak sekolah maupun oleh siswa-siswi sekolah tersebut. Untuk mencapai tujuan ini, maka diperlukan adanya sebuah bentuk persiapan yang matang guna mencapai tujuan tersebut dengan maksimal. Persiapan-persiapan yang dilakukan dapat berupa persiapan fisik maupun persiapan yang bersifat non-fisik atau mental spiritual.
Untuk membantu tujuan yang ingin dicapai oleh SD Negeri Purwokerto ini, maka Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus yang berada di Desa Purwokerto, bermaksud membantu Pihak sekolah untuk mempersiapkan siswa-siswinya dalam menghadapi datangnya UASBN. Bantuan yang diberikan oleh Tim KKN Posdaya UMK ini berupa bantuan bimbingan belajar persiapan UASBN kepada bagi seluruh siswa-siswi kelas 6 SDN Purwokerto.

Pelaksanaan Kegiatan bimbingan belajar atau les Persiapan UASBN Sekolah dasar ini terbagi ke dalam 3 kelompok mata pelajaran. 3 kelompok mata pelajaran yang diajarkan merupakan mata pelajaran yang diujikan dalam UASBN yang akan datang. 3 kelompok Mata pelajaran tersebut antara lain, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Bahasa Indonesia. Berdasarkan pengelompokan tersebut, Tim KKN Posdaya UMK terbagi ke dalam 3 kelompok yang mengampu masing-masing 1 kelompok 1 mata pelajaran. Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Belajara Persiapan UASBN ini dilaksanakan pada Jam luar sekolah, setelah siswa-siswi Kelas 6 SD Negeri Purwokerto selesai melaksanakan Kegiatan Pembelajaran di kelas. Rentang waktu yang diberikan yakni mulai kegiatan Les jam 12.00 sampai dengan jam 13.30 Wib. Pembagian jadwal disesuaikan dengan kesepakatan bersama, yakni untuk hari Selasa jadwal untuk matematika, Rabu untuk bahasa Indonesia dan Kamis Untuk Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Peserta yang mengikuti les atau Bimbingan belajar ini adalah keseluruhan siswa-siswi SDN Purwokerto yang berjumlah 42 anak. Tanggapan yang diberikan oleh Pihak sekolah maupun para siswa-siswi kelas 6 calon Peserta UASBN sangat positif. Ini dapat dilihat dari besarnya dukungan yang diberikan oleh pihak sekolah serta Kondusifnya Pelaksanaan kegiatan les Bimbingan Persiapan UASBN yang digelar oleh Tim KKN Posdaya UMK di SD Negeri Purwokerto.


KKN POsdaya UMk 2011/2012

Pengajaran Bahasa Inggris dengan Metode Aktif dan Kreatif





Pengajaran Bahasa Inggris dengan Metode Aktif dan Kreatif
a. Nama kegiatan : Pengajaran Bahasa Inggris
b. Inisiator kegiatan : Ahmad Syukur
c. Tempat : SD Negeri Purwokerto
d. Waktu : Kamis, 07.00 – 09.00 Wib


Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar menjadi sebuah Pelajaran yang tergolong baru untuk diterapkan di jenjang Pendidikan Sekolah dasar di Indonesia. Sama halnya dengan di Desa Purwokerto, Pelajaran Bahasa Inggris menjadi pelajaran yang tergolong baru dan sulit untuk dipahamai oleh sebagian besar siswa-siswi SD Negeri Purwokerto. Pengajaran Bahasa Inggris memerlukan metode dan Teknik yang dapat memacu anak untuk menjadi aktif dan kreatif selama proses pembelajaran berlangsung. Pembelajaran yang semacam ini membutuhkan seorang pengajar yang telah memahami bagaimana cara mengajar Bahasa Inggris yang baik dan benar kepada pembelajar pemula serta seorang pengajar yang sesuai dengan bidang pendidikan yang dimilikinya. Di Sekolah Dasar Negeri Purwokerto, telah terdapat pelajaran bahasa Inggris yang diterapkan mulai jenjang kelas 4 sampai dengan jenjang Kelas 6. Namun, yang patut menjadi perhatian adalah bahwa pengajar Bahasa Inggris di Sekolah dasar Negeri Purwokerto bukan merupakan pengajar yang sesuai dengan Bidang pendidikan yang dimilikinya, sehingga sangat dimungkinkan proses pembelajaran yang dilaksanakan kurang sesuai dengan tujuan yang diharapkan. Utamanya tentang bagaimana cara mengajar bahasa Inggris pada anak-anak serta tujuan instruksionalnya selama proses belajar mengajar berlangsung.

Diperlukan adanya pengajar-pengajar Bahasa Inggris yang professioanl, yang sesuai dengan Bidang Pendidikannya, terlebih pengajar yang mampu memberikan cara dan metode pembelajaran yang aktif dan kreatif. Proses Pembeljaran Bahasa Inggris di tingkat Sekolah dasar diklasifikasikan sebagai Pengajaran Bahasa Inggris untuk golongan Pembelajar Pemula. Oleh Karena itu, seorang pengajar hendaknya memperhatikan kebutuhan serta kemampuan belajar pembelajar pemula dalam mata pelajaran Bahasa Inggris Khususnya.

Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus ikut serta dalam proses pengajaran Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Negeri Purwokerto. Inisitaif Tim KKN Posdaya UMK ini
didasarkan bahwa 6 dari 16 anggota tim KKN Posdaya UMK merupakan Mahasiswa semester akhir Pada Program Studi Pendidikan bahasa Inggris, Universitas Muria Kudus yang siap untuk melaksanakan Proses Pengajaran Bahasa Inggris di SD Negeri Purwokerto. Tim KKN Posdaya UMK melakukan kerjasama dengan Pihak sekolah sebelum melaksanakan kegiatan Pembelajaran Bahasa Inggris di SD Negeri Purwokerto. Kegiatan Pembelajaran bahasa Inggris di SDN Purwokerto ini dilaksanakan setiap seminggu sekali, pada hari Kamis pada jam 07.00 – 09.00 Wib. Pengajaran bahasa Inggris dilaksanakan secara bersamaan pada kelas 4, kelas 5 dan Kelas 6 SDN Purwokerto pada rentang waktu 2 jam dari jam 07.00 sampai dengan 09.00 Wib. Dalam mengajar 3 kelas yang ada, tim KKN Posdaya UMK terbagi ke dalam 3 kelompok Pengajar untuk mengajar secara intensif 1 kelas untuk 1 kelompok pengajar.

Keseluruhan jumlah siswa SDN Purwokerto sejumlah 216 anak. Namun, siswa-siswi yang mendapatkan pelajaran Bahasa Inggris hanya kelas 4, kelas 5 dan Kelas 6 dengan jumlah ketiganya adalah 120 siswa siswi. Pengajarn bahasa Inggris yang dilakukan oleh Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus mendapatkan sambutan yang baik dari Pihak Sekolah dan juga dari siswa-siswi kelas 4, kelas 5 dan Kelas 6 SDN Purwokerto. Hal ini dapat dilihat dari sambutan yang baik dari sekolah untuk pelaksanaan kegiatan pembelajaran bahasa Inggris di Dalam kelas serta antusiasme siswa-siswi Kelas 4, 5 dan 6 selama proses pengajaran bahasa Inggris Berlangsung. Proses pengajaran bahasa inggris yang dilaksanakan, menggunakan metode yang aktif dan kreatif deang poros kegiatan mengajak anak-anak belajar dengan bermain dan bernyanyi, sehingga pemahaman anak-anak kelas 4, kelas 5 dan kelas 6 SDN Purwokerto dapat memahami materi Pelajaran bahasa Inggris dengan mudah dan menyenangkan.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Ibu)





Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Ibu)
a. Nama kegiatan : Kegiatan Yasinan Keliling (pi)
b. Inisiator kegiatan : Yulia Istiana
c. Tempat : Rumah anggota Jam’iyah Yasinan
d. Waktu : Kamis, 15.30 – 17.00 Wib


Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan adanya sebuah perkumpulan bersama anggota masyarakat sebagai wahana dan media penyampaian informasi, berbagi rasa dan aspirasi. Perlunya perkumpulan yang semacam ini didasarkan pada karakteristik masyarakat khususnya masyarakat Desa Purwokerto yang masih sangat erat rasa kekeluargaan serta rasa saling memiliki satu sama
lain. Secara umum terdapat perkumpulan-perkumpulan warga masyarakat yang mampu mengumpulkan warga masyarakat yang ada di Desa Purwokerto. Namun, bentuk perkumpulan-perkumpulan yang ada umumnya merupakan perkumpulan yang memiliki tujuan tertentu diluar tujuan untuk penyampaian aspirasi masyarakat, atau dengan kata lain perkumpulan yang ada mengakomodasi kepentingan dari perkumpulan yang ada tersebut.

Diperlukan adanya sebuah perkumpulan yang secara intensif dan berkelanjutan mampu menyedeiakan alokasi waktu bagi masyarakat untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi masyarakat dan dilaksanakan berdasarkan asas kekeluargaan dengan memperhatikan segala kepentingan masyarakat Desa. Perkumpulan yang semacam ini sangat sesuai dengan perkumpulan yang berbasis kegiatan keagamaan dan religius. Dikarenakan, kegiatan religius dan Kegiatan Keagamaan yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi segenap anggota masyarakat untuk menyampaikan segenap aspirasinya dalam keadaan yang tenang.

Di Desa Purwokerto, telah terdapat perkumpulan masyarakat yang berbasis Kegiatan Keagamaan dan Kegiatan Religius yakni Perkumpulan Kegiatan Yasinan Keliling. Kegiatan yasinan Keliling terbagi Ke dalam 2 kelompok, yakni Kelompok Ibu-ibu dan Kelompok Bapak-Bapak. Tim KKN Posdaya UMK berorientasi pada pengembangan dan pemanfaatan kegiatan Yasinan Keliling ini secara maksimal, sehingga keikutsertaan Tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan diarahkan kepada penginventararisasi dan identifikasi masalah yang dimiliki oleh masyarakat Desa Purwokerto serta berusaha untuk memberikan solusi serta pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan Tim KKN Posdaya UMK. Pemecahan Masalah yang diberikan oleh Tim KKN Posdaya UMK merupakan Pemecahan masalah yang bersifat Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Kegiatan Yasinan Keliling untuk Kelompok Putri atau Ibu-ibu dilaksanakan setiap Kamis sore, di rumah anggota Jam,iyah Yasinan secara bergiliran. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling dilaksanakan pada Jam 15.30 – 17.00 Wib, dengan ditambahkannya sharing bersama warga masyarakat anggota Jam’iyah Yasinan bersama Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus. Penentuan tempat pelaksanaan dilakukan dengan cara undian yang telah disusun oleh penyelenggara. Keseleuruhan anggota Jam’iyah Yasinan Keliling putri atau Ibu-ibu sejumlah 60 orang. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling ini seminggu sekali sesuai dengan kesepakatan bersama anggota Jam’iyah Yasinan Keliling. Secara Umum Sebagian besar anggota Jam’iyah Yasinan keliling ini menyambut baik kehadiran tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan Keliling untuk membantu masyarakat dalam memberikan pemecahan masalah serta
pencerahan bagi warga masyarakat utamanya mengenai pengetahuan baru yang belum mereka pahami.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Bapak)





Pelaksanaan dan Peningkatan Kegiatan Yasinan Keliling (Bapak)
a. Nama kegiatan : Kegiatan Yasinan Keliling (pa)
b. Inisiator kegiatan : Ahmad Syukur
c. Tempat : Rumah anggota Jam’iyah Yasinan
d. Waktu : Kamis, 19.00 – 21.00 Wib


Dalam kehidupan bermasyarakat diperlukan adanya sebuah perkumpulan bersama anggota masyarakat sebagai wahana dan media penyampaian informasi, berbagi rasa dan aspirasi. Perlunya perkumpulan yang semacam ini didasarkan pada karakteristik masyarakat khususnya masyarakat Desa Purwokerto yang masih sangat erat rasa kekeluargaan serta rasa saling memiliki satu sama lain. Secara umum terdapat perkumpulan-perkumpulan warga masyarakat yang mampu mengumpulkan warga masyarakat yang ada di Desa Purwokerto. Namun, bentuk perkumpulan-perkumpulan yang ada umumnya merupakan perkumpulan yang memiliki tujuan tertentu diluar tujuan untuk penyampaian aspirasi masyarakat, atau dengan kata lain perkumpulan yang ada mengakomodasi kepentingan dari perkumpulan yang ada tersebut.

Diperlukan adanya sebuah perkumpulan yang secara intensif dan berkelanjutan mampu menyedeiakan alokasi waktu bagi masyarakat untuk menyampaikan segala bentuk aspirasi masyarakat dan dilaksanakan berdasarkan asas kekeluargaan dengan memperhatikan segala kepentingan masyarakat Desa. Perkumpulan yang semacam ini sangat sesuai dengan perkumpulan yang berbasis kegiatan keagamaan dan religius. Dikarenakan, kegiatan religius dan Kegiatan Keagamaan yang mampu memberikan pencerahan kepada masyarakat sekaligus memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi segenap anggota masyarakat untuk menyampaikan segenap aspirasinya dalam keadaan yang tenang.

Di Desa Purwokerto, telah terdapat perkumpulan masyarakat yang berbasis Kegiatan Keagamaan dan Kegiatan Religius yakni Perkumpulan Kegiatan Yasinan Keliling. Kegiatan yasinan Keliling terbagi Ke dalam 2 kelompok, yakni Kelompok Ibu-ibu dan Kelompok Bapak-Bapak. Tim KKN Posdaya UMK berorientasi pada pengembangan dan pemanfaatan kegiatan Yasinan Keliling ini secara maksimal, sehingga keikutsertaan Tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan diarahkan kepada penginventararisasi dan identifikasi masalah yang dimiliki oleh masyarakat Desa Purwokerto serta berusaha untuk memberikan solusi serta pemecahan masalah sesuai dengan kemampuan Tim KKN Posdaya UMK. Pemecahan Masalah yang diberikan oleh Tim KKN Posdaya UMK merupakan Pemecahan masalah yang bersifat Jangka Pendek dan Jangka Panjang.

Kegiatan Yasinan Keliling untuk Kelompok Putra atau Bapak-Bapak dilaksanakan setiap Kamis Malam Jum’at, di rumah anggota Jam,iyah Yasinan secara bergiliran. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling dilaksanakan pada Jam 19.00 – 21.00 Wib, dengan ditambahkannya sharing bersama warga masyarakat anggota Jam’iyah Yasinan bersama Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus. Penentuan tempat pelaksanaan dilakukan dengan cara undian yang telah disusun oleh penyelenggara. Keseleuruhan anggota Jam’iyah Yasinan Keliling Putra atau Bapak-bapak sejumlah 30 orang. Pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling ini seminggu sekali sesuai dengan kesepakatan bersama anggota Jam’iyah Yasinan Keliling. Secara Umum Sebagian besar anggota Jam’iyah Yasinan keliling ini menyambut baik kehadiran tim KKN Posdaya UMK dalam setiap kegiatan Yasinan Keliling untuk membantu masyarakat dalam memberikan pemecahan masalah serta pencerahan bagi warga masyarakat utamanya mengenai pengetahuan baru yang belum mereka pahami.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Penyuluhan Pendidikan tentang Dampak Pernikahan Dini.





Penyuluhan Pendidikan tentang Dampak Pernikahan Dini.
a. Nama kegiatan : Penyuluhan Pendidikan
b. Inisiator kegiatan : Erwin Jatmiko
c. Tempat : Rumah Kepala Desa Purwokerto
d. Waktu : Jum’at, 19 januari 2012. 09.00 – 10.00 Wib


Tingkat pernikahan dini pada Masyarakat Desa Purwokerto tergolong tinggi. Hal ini dapat terlihat dari Jumlah remaja yang belum menikah sangat kecil dibandingkan dengan usia remaja yang sudah menikah. Secara umum faktor pendidikan dan kesadaran akan pentingnya pendidikan menjadikan masyarakat kurang paham bagaimana dampak dari pernikahan yang dilakukan dalam usia yang belum tergolong matang. Masyarakat Desa Purwokerto pada khususnya, dengan keadaan yang sedemikian ini, beranggapan bahwa ini adalah hal yang lumrah terjadi, dimana anak-anak mereka setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Dasar sudah layak untuk melanjutkan kehidupan ke Jenjang Pernikahan. Anggapan yang sedemikian ini tidak sepenuhnya salah, mengingat keadaan ekonomi yang tidak mendukung dan pengetahuan serta kesadaran masyarakat yang kurang akan pentingnya melangsungkan sebuah pernikahan pada usia yang sudah matang.

Pernikahan yang dilaksanakan dalam usia yang belum matang atau lazim disebut Pernikahan dini memeiliki beberapa dampak yang kurang baik. Maka, masyarakat perlu untuk disadarkan akan pentingnya menjaga anak-anak mereka yang akan melangsungkan pernikahan pada usia yang sudah matang. Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus memiliki inisiatif untuk melaksanakan penyuluhan pendidikan yang bertema “Dampak Pernikahan Dini di Masyarakat”, sebagai media untuk penyadaran pada masyarakat tentang banyaknya dampak-dampak yang ditimbulkan oleh adanya pelaksanaan Pernikahan dini di Masyarakat.
Secara umum, pernikahan dini yang dilakukan oleh sebgaian masyarakat utamanya masyarakat Desa Purwokerto, memiliki beberapa dampak bagi masyarakat atau nagi pasangan serta keluarga yang melangsungkan pernikahan dini. Pertama, Dampak Psikis, dikarenakan pernikahan yang dilakukan dalam usia yang belum matang maka cara pandang serta cara berfikir yang belum matang pula, sehingga terjadi kekurang pahaman akan tugas dan fungsinya sebagai sebuah rumah tangga. Kedua, Dampak biologis, mengingat belum matngnya usia pernikahan juga berdampak pada belum matangnya kesehatan reproduksi pasangan yang melangsungkan pernikahan, sehingga dimungkinkan belum matangnya organ reproduksi baik sang suami atau istri yang melangsungkan pernikahan dini. Yang ketiga, dampak sosial bagi Keluarga. Perlu diingat bahwa dengan kekurang matangan cara pandang, serta cara berfikir dari pasangan yang melangsungkan pernikahan dini, maka secara otomatis kehidupan yang seharusnya mereka jalani dalam ikatan suami istri dan terlepas dari kelurag pun tidak berjalan sebagaimana mestinya. Dalam hal ini, orangtua sang pasanagan yang akan menanggung beban kehidupan mereke kembali, utamanya adalah beban kebutuhan ekonomi. Hal-hal semacam iniliah yang umum terjadi jika pernikahan dini terjadi di masyarakat.

Penyuluhan Dampak pernikahan dini ini dilaksanakan oleh Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus, pada Kegiatan Pengolahan Jagung menjadi berbagai olahan makanan yang juga
dilaksanakan oleh Tim KKN Posdaya UMK. Peserta penyuluhan yang hadir adalah masyarakat desa Purwokerto yang sebagian besar adalah ibu-ibu. Diharapkan dengan hadirnya ibu-ibu ini, mereka dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak mereka yang beranjak melangsungkan pernikahan dini untuk mengurungkan niatnya sesaat dan menunggu waktunya yang tepat. Sehingga pernikahan yang berlangsung bukan menjadi pernikahan yang membawa dampak negatif bagi semua tetapi pernikahan yang baik serta membawa kesejahteraan bagi semua. Kegiatan Penyuluhan ini dilaksanakan pada Hari Jum’at pagi, tanggal 19 Januari 2012 dan berlokasi di Rumah Kepala Desa Purwokerto.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Penyuluhan Pendidikan : Kesadaran Pentingnya Pendidikan.





Penyuluhan Pendidikan tentang Kesadaran Pentingnya Pendidikan.
a. Nama kegiatan : Penyuluhan Pendidikan
b. Inisiator kegiatan : Adas Reiyadi
c. Tempat : Rumah Kepala Desa Purwokerto
d. Waktu : Kamis, 12 januari 2012. 19.30 – 21.00 Wib


Kurangnya Kesadaran masyarakat Desa khususnya msyarakat Desa Purwokerto, Kecamatan Kayen, kabupaten Pati berimbas pada rendahnya tingkat pendidikan dan pengetahuan masyarakat. rendahnya pengetahuan dan tingkat pendidikan masyarakat Desa pun berimbas pada Kurang
trampilnya masyarakat dalam rangka pemenuhan segala kebutuhan hidupnya, dikarenakan tingkat pengetahuan yang dimiliki tidak mumpuni untuk mencapai taraf kehidupan yang jauh lebih baik.
Keadaan yang demikian ini telah terpengaruh dari keadaan dimana masyarakat yang sebagian besar merupakan petani sawah dan tegal yang memiliki penghasilan yang kurang mencukupi untuk pemenuhan kebutuhan pendidikan anak-anak mereka. Kedaan ekonomi menjadi faktor utama tentang rendahnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka, terlebih lagi infrastruktur yang tersedia kurang mendukung terlaksananya pendidikan menengah bagi masyarakat desa, hanya terdapat 1 infrastruktur pendidikan dasar yang berupa SDN Purwokerto di Desa Purwokerto. Infrastruktur-infrastruktur pendidikan menengah seperti SMP dan SMA hanya berada di Kota yang berjarak jauh dari Lokasi Desa Purwokerto, yang lagi-lagi menjadi alasan dan faktor rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan bagi anak-anak mereka.

Keadaan yang demikian didukung oleh karakteristik masyarakat yang masih tradisional dan berpandangan singkat, bahwa Pendidikan dasar sudah cukup untuk anak-anak mereka. Diperlukan adanya upaya penyadaran bagi masyarakat untuk sedikit demi sedikit merubah paradigma yang sudah lama ada di lingkungan masyarakat Desa tersebut. Maka tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus melaksanakan kegiatan Penyuluhan Pendidikan dengan Tema Kesadaran Pentingnya pendidikan bagi masyarakat Desa Purwokerto. Kegiatan Penyuluhan Pendidikan ini dilaksanakan bersamaan dengan pelaksanaan Kegiatan Yasinan Keliling di Dukuh Sumber, Desa Purwokerto yang bertempat di Rumah Kepala Desa Purwokerto. Kegiatan Penyuluhan ini diikuti oleh seluruh anggota Kelompok Yasinan atau Jam’iyah Yasinan Dukuh Sumber Desa purwokerto. Selama 1 jam, Tim KKN Posdaya UMK memberikan penyuluhan pendidikan kepada Seluruh anggota Yasinan sebagai perwakilan dari seluruh Warga Desa Purwokerto. Segenap anggota Yasinan memberikan Tanggapan Positif tentang Penyuluhan yang dilaksanakan dengan Tema Kesadaran Pentingnya Pendidikan.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Pembentukan Kelompok Belajar





Pembentukan Kelompok Belajar
a. Nama kegiatan : Pembentukan Kelompok Belajar
b. Inisiator kegiatan : Arismawati
c. Tempat : Rumah Kepala Desa Purwokerto
d. Waktu : Senin, Rabu, Jum’at, 12.00 – 14.00 Wib


Kurangnya pengetahuan serta tingkat penyerapan materi pelajaran di sekolah yang rendah disebabkan salah satunya adalah kurangnya kesadaran peserta didik untuk belajar di rumah, mengulang materi pelajaran yang telah diajarkan disekolah. Dan lebih tidak adanya kelompok-kelompok belajar yang dibentuk sebagai sarana untuk pembelajaran bersama peserta didik di rumah. Dengan belajar berkelompok, para peserta didik dapat belajar dengan baik dengan saling berbagi pendapat, informasi atau bahkan pengetahuan baru dari satu kepada yang lainnya. Ini merupakan salah satu jenis pembelajaran yang bersifat kooperatif dan memberikan manfaat bagi kemajuan dan perkembangan keilmuan bersama bagi setiap anggota kelompok belajar.

Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus, berinisitaif untuk dalam waktu 1 bulan selama kegiatan KKN Posdaya berlangsung untuk membentuk sebuah Kelompok belajar yang mana peserta didiknya merupakan siswa-siswi dari Sekolah yang berada di Desa Purwokerto. Antusiame peserta didik cukup tinggi, hal ini dapat terlihat dari banyaknya peserta didik yang mengikuti kegiatan kelompok belajar yang diselenggarakan oleh Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus. Sejumlah 30an siswa-siswi dari sekolah di Desa purwokerto mengikuti kegiatan kelompok Belajar ini. Sebagian besar pesertanya merupakan siswa-siswi dari Sekolah dasar Negeri Purwokerto, yang terbagi dalam kelompok kelas 1 sampai dengan Kelompok Kelas 6. Kegiatan Pengajaran atau Bimbingan dalam Kelompok Belajar ini dilaksanakan pada Hari Senin, Rabu dan Jum’at. Dilaksanakan pada siang hari selepas anak-anak pulang sekolah, yakni pada jam 12.00 – 14.00 Wib. Dalam pelaksanaan kegiatan Kelompok belajar ini, seluruh anggota Tim KKN Posdaya Umk terlibat langsung dalam pelaksanaan. Hal ini dapat terlihat dimana setiap harinya pengajar Kelompok belajar terjadwal, dan 1 pengajar hanya akan mengajar 1 kelompok belajar, sesuai dengan kemampuan dan tingkatan pengetahuan yang dimilikinya.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Pendirian Taman Baca Masyarakat "Sumber Ilmu"





Pendirian Taman Baca Masyarakat (TBM) Sumber Ilmu
a. Nama kegiatan : Pendirian Taman Baca Masyarakat
b. Inisiator kegiatan : Muh. Rifky Kurnia Rahman
c. Tempat : Masjid Al-Hidayah, Desa Purwokerto
d. Waktu : Setiap Hari


Secara umum pengetahuan masyarakat Desa Purwokerto tentang segala perkembangan informasi hanya bersumber pada perlengkapan elektronik yang berupa televisi. Dapat dikatakan minat dan keinginan masyarakat Desa untuk mendapatkan informasi dari sumber-sumber lain sangat kurang. Masyarakat Desa Purwokerto, sebagai masyarakat area pegunungan memang memiliki etos kerja serta kegiatan di persawahan atau ladang yang cukup tinggi. Dimana waktu pagi dan sore hari masyarakat sebagian besar berada di persawahan atau tegalan untuk mengurusi serta bercocok tanam. Itulah mengapa televisi menjadi satu-satunya sumber informasi yang dapat masyarakat gunakan.

Tidak salah memang jika masyarakat memanfaatkan televisi sebagai sumber informasi, tetapi perlu adanya sumber informasi tambahan yang dapat meningkatkan pengetahuan sekaligus meningkatkan kegiatan dan kebiasaan positif bagi masyarakat, terutama bagi kalangan remaja yang masih bersekolah dan menuntut ilmu. Sehingga nantinya diharapkan pengaruh-pengaruh negatif dari televisi tidak terlalu banyak berpengaruh bagi perkembangan keilmuan dan pengetahuan masyarakat pelajar.

Tim KKN Posdaya UMK berorientasi pada pengembangan kebiasaan positif yang tidak memiliki pengaruh negatif bagi masyarakat. Dalam hal ini, tim KKN Posdaya UMK mendirikan sebuah taman baca masyarakat yang bernama “Sumber Ilmu”, yang berlokasi di Masjid Al-Hidayah Desa Purwokerto. Pemilihan Lokasi Taman baca Masyarakat (TBM) didasarkan pada mobilitas masyarakat yang tinggi pada pagi dan sore hari, menjadikan sebagian besar masyarakat hanya akan mengunjungi masjid untuk beribadah pada malam hari, yakni pada saat sholat magrib dan isya’. Sehingga, secara langsung masyarakat yang datang ke masjid dapat membaca dan menikmati buku yang telah disediakan oleh Tim KKN Posdaya. Buku-buku yang disediakan meliputi buku-buku pengetahuan umum, serta pengetahuan keagamaan sejumlah kurang lebih 100 buku, yang diharapkan dapat bermanfaat dalam perkembangan keilmuan dan pengetahuan keagamaan masyarakat. Taman Baca Masyarakat ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat Desa setiap harinya, selama masyarakat masih dan ingin mengunjungi masjid, maka masyarakat dapat memanfaatkannya.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Perintisan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ)



Perintisan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)
a. Nama kegiatan : Perintisan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)
b. Inisiator kegiatan : Zainuddin
c. Tempat : Masjid Al-Hidayah, Desa Purwokerto
d. Waktu : Sabtu – Kamis, 15.30 – 16.30 Wib

Taman Pendidikan Al-Qur’an memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting sebagai pusat pembelajaran dasar membaca dan menulis Al-Qur’an. Masyarakat Desa Purwokerto secara umum masih membutuhkan adanya pengajaran dan pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an mulai dari tingkat dasar sampai dengan tingkat akhir. Pengetahuan dan Kemampuan masyarakat Desa Purwokerto dalam bidang baca tulis Al-Qur’an masih perlu ditingkatkan dan dikembangkan. Pengembangan yang dimaksudkan adalah pengembangan sumberdaya manusia Desa Purwokerto, utamanya adalah anak-anak generasi muda Desa yang nantinya akan melaksanakan tugas pembangunan dan pengembangan Desa Mereka.

Pengamatan tim KKN Posdaya UMK di Desa Purwokerto dapat disimpulkan bahwa Kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an masyarakat Desa Purwokerto, khususnya anak-anak usia Pendidikan Dasar masih Kurang. Maka, diperlukan adanya sebuah wadah pendidikan untuk proses pengajaran baca Tulis al-Qur’an. Wadah pendidikan yang demikian ini lazim disebut Lembaga Pendidikan Al-Qur’an atau umum masyarakat Indonesia mengenal Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Taman Pendidikan Al-Qur’an merupakan sebuah wadah Pendidikan Baca Tulis Al-Qur’an yang memiliki Peran dan fungsi untuk meningkatkan kemambuan Baca Tulis Al-Qur’an bagi semua peserta didiknya.

Tahun 2010 yang lalu, Desa Purwokerto telah memiliki Taman Pendidikan Al-Qur’an yang bertempat di Masjid Desa. Namun, Karena kekurangan tenaga pengajar, maka TPQ yang sudah ada tersebut kemudian terbengkalai dan tidak berjalan. Hingga tim KKN Posdaya diterjunkan di Desa Purwokerto TPQ tersebut masih terbengkalai dan tidak terdapat kegiatan pembelajaran sama sekali. Tim KKN Posdaya UMK bekerjasama dengan pihak Desa dan Ta’mir Masjid al-Hidayah Desa Purwokerto, mencoba untuk merintis Kembali keberadaan Taman Pendidikan Al-Qur’an yang dulunya menjadi Pusat Kegiatan Pembelajaran baca tulis al-qur’an tersebut. Persiapan administrasi dan sosialisasi dilaksanakan oleh tim KKN dengan cepat diharapkan TPQ yang dimaksudkan akan segera terwujud.

Minggu Pertama penerjunan Tim KKN Posdaya UMK, telah terbentuk tim pelaksana pengajaran TPQ yang dipelopori oleh Tim KKN. Pengajaran dimulai dengan pengajaran oleh Tim KKN dan nantinya akan dilanjutkan oleh Pengajar-pengajar yang telah terpilih untuk mengajar di TPQ. Pengajaran di TPQ dimulai pada jam 15.30 sampai dengan 16.30 pada setiap hari Sabtu sampai dengan hari Kamis. Hari Jum’at merupakan Hari libur. Bersamaan dengan pelaksanaan pengajaran kepada anak-anak Desa Purwokerto, tim KKN juga mencari dan menyeleksi pengajar-pengajar yang nantinya akan meneruskan pengajaran TPQ sepeninggal tim KKN ditarik kembali oleh Universitas. Minggu kedua tim pengajar telah terbentuk dan telah siap untuk mengajar anak-anak. Pengajaran TPQ menggunakan sistem Yanbu’a dan terbagi ke dalam 5 Jilid, mulai dari Jilid 1 sampai dengan jilid 5. Tempat pelaksanaan pengajaran sepenuhnya berlokasi di Area Masjid Al-Hidayah Desa Purwokerto. Disampinng pengaajaran Yanbu’a untuk baca tulis al-qur’an, juga Tim menambahkan adanya pelajaran tajwid dan do’a-do’a pendek untuk menambah khasanah keilmuan para peserta didik. Disamping itu, selama 1 bulan berada di Desa purwokerto, tim KKN juga memberikan pelatihan kepaada para pengajar TPQ tentang bagaimana cara mengajar anak-anak TPQ yang baik dan benar serta beberapa tambahan keilmuan tentang tajwid dan lain sebagainya. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Jum’at siang jam 1 selepas sholat Jum’at.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Kegiatan PAUD dan Taman Kanak-kanak (TK)



Kegiatan Pendidikan PAUD dan TK
a. Nama kegiatan : Kegiatan Pendidikan PAUD dan TK
b. Inisiator kegiatan : Aloysia Jawa Hajon
c. Tempat : PAUD Desa Purwokerto
d. Waktu : Selasa – Kamis, 07.30 – 09.00 Wib

Kegiatan Pendidikan dan Pengajaran Anak Usia Dini atau yang lazimnya disebut PAUD dimaksudkan untuk membrikan pengetahuan serta pendidikan kepada para peserta didik yang merupakan anak usia dini sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar di Sekolah dasar. Kegiatan PAUD dan TK sebagian besar merupakan kegiatan yang berorientasi pada pengenalan pengetahuan-pengetahuan Baru kepada anak-anak yang nantinya akan mereka dapatkan di jejang pendidikan dasar, menengah hingga pendidikan tinggi.

Kegiatan PAUD yang dilaksanakan oleh tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus di Desa Purwokerto dilaksanakan setiap hari Selasa sampai Kamis pagi pada pukul 07.30 sampai dengan 09.00 wib. Tim KKN secara bergantian memberikan pengajaran dengan teknik dan metode kreatif sehingga anak-anak dapat belajar sambil bermain. Kegiatan PAUD dan TK di Desa Purwokerto dilaksanakan di 2 tempat, yakni di PAUD Desa Purwokerto dan TK Pertiwi Desa Purwokerto. Tim KKN memutuskan untuk melaksanakan kegiatan pengajaran PAUD di PAUD Desa purwokerto, sedangkan untuk TK Pertiwi dikhususkan untuk pelaksanaan kegiatan pelatihan pada bidang program KKN yang lainnya.

Jumlah keseluruhan peserta didik di PAUD desa Purwokerto sejumlah 22 anak. Kegiatan pembelajaran di PAUD Desa Purwokerto terbagi ke dalam 2 ruangan yang dimaksudkan untuk pembelajaran yang lebih efektif. Jumlah guru yang mengajar di PAUD Desa Purwokerto sebanyak 3 orang yang kesemuanya adalah ibu-ibu. Pengajar PAUD berasal dari Desa setempat, dimaksudkan agar mampu memberikan teknik dan metode pembelaajaran sesuai dengan karakteristik anak-anak dari Desa Purwokerto. Selama Pelaksanaan kegiatan Pendidikan PAUD dan TK, tim KKN Posdaya UMK dipandu dan dibantu oleh pengajar PAUD untuk dapat menyesuaikan dengan karakteristik anak-anak Desa Purwokerto. Kegiatan pendidikan PAUD ini berlangsung selama 4 minggu mulai awal penerjunan tim KKN Posdaya UMK di Desa Purwokerto.

KKN Posdaya UMK 2011/2012

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India