***** Welcome to Official Website of KKN POSDAYA Team Purwokerto Village ***** Selamat Datang di Website Resmi Tim KKN POSDAYA Desa Purwokerto *****
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2012

Pelatihan Cuci Tangan, Mandi dan Gosok Gigi yang baik dan Benar



Pelatihan Cuci Tangan, Mandi dan Gosok Gigi yang baik dan Benar
a. Nama kegiatan : Pelatihan Mandi, Cuci Tangan dan Gosok gigi
b. Inisiator kegiatan : Juwita Wijiastuti
c. Tempat : PAUD Desa Purwokerto, TK Pertiwi
d. Waktu : Rabu, 11 Januari 2012. 09.00 – 10.00 Wib


Kebiasaan Hidup sehat adalah sebuah keharusan jika masyarakat ingin memiliki kehidupan dengan kualitas hidup yang baik. Kebiasaan masyarakat yang kurang baik dan kurang sehat akan berdampak pada kualitas hidup yang kurang baik pula atau bahkan cenderung memiliki kualitas hidup yang sangat kurang sehat. Kebiasaan hidup sehat selalu tercermin dalam kehidupan sehari-hari dimulai dari kegiatan yang paling sederahana dan paling awal hingga kegiatan yang terakhir dilakukan sampai tiba waktunya istirahat. Keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal masyarakat, utamanya masyarakat Desa Purwokerto menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap Kebiasaan hidup Masyarakat. disamping itu, pengetahuan serta Kesadaran masyarakat tentang pentingnya memiliki kebiasaan hidup sehat juga sangat berpengaruh pada kualitas hidup masyarakat.

Masyarakat Desa Purwokerto secara umum memiliki Kualitas hidup yang baik, dengan adanya kebiasaan hidup yang baik dan sehat. Kebiasaan kebiasaan hidup sehat ini tercermin dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari. Meskipun telah memiliki kualitas hidup yang baik, dalam beberapa kegiatan atau kebiasaan, masih diperlukan adanya penyuluhan dan pelatihan mengenai bagaimana cara melakukan kebiasaan kebiasaan yang baik dan benar. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan utamanya diarahkan kegiatan pelatihan bagi anak-anak, yang merupakan generasi penerus yang nantinya akan menjadi warga masyarakat yang akan membawa kebiasaan-kebiasaan hidup di masyarakat.

Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus melihat adanya celah yang perlu mendapatkan perhatian dalam upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyuluhan dan penyadaran masyarakat tentang kebiasaan-kebiasaan yang baik dan benar. Pelatihan dan Penyuluhan kebiasaan yang baik dan benar ini ditujukan utamanya kepada generasi muda, anak-anak masyarakat Desa Purwokerto, yang nantinya diharapkan akan membawa kebiasaan hidup masyarakat yang baik, benar dan sehat. Tim KKN Posdaya UMK melaksanakan kegiatan penyuluhan dan Pelatihan Kebiasaan hidup yang baik dan benar berdasarkan hal-hal diatas. Kebiasaan-kebiasaan hidup yang mendapatkan perhatian dari Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus dalam rangka melaksanakan Kegiatan Penyuluhan ini adalah Kegiatan mandi, cuci tangan dan gosok gigi. Kegiatan-kegiatan tersebut memerlukan perhatian yang lebih dikarenakan banyak diantara anggota masyarakat, bahkan masyarakat yang sudah dewasa mengerti tentang kebiasaan-kebiasaan hidup tersebut, tetapi tidak dapat melaksanakan kebiasaan-kebiasaan hidup tersebut dengan baik dan benar.

Kegiatan Penyuluhan dan Pelatihan Mandi, Cuci tangan dan Gosok Gigi yang baik dan benar dilaksanakan oleh Tim KKN Posdaya UMK di 2 tempat yakni di PAUD Desa Purwokerto dan TK Pertiwi Desa Purwokerto. Pelaksanaan Kegiatan di TK Pertiwi Desa Purwokerto
dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Januari 2012. Sedangkan pelaksanaan kegiatan pelatihan di PAUD Desa Purwokerto, pada hari selasa, 17 Januari 2012. Pelaksanaan Kegiatan ini bekerjasama dengan pihak Pengelola PAUD dan TK yang ada. Kegiatan Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan serta pemahaman anak-anak tentang bagaimana cara mandi, Cuci tangan dan Gosok Gigi yang baik dan benar. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Tim KKN Posdaya UMK membagikan perlengkapan Mandi dan Gosok Gigi bagi anak-anak peserta pelatihan yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan kebiasaan-kebiasaan yang sehat di rumah masing-masing. Tanggapan tentang pelaksanaan kegiatan ini sangat baik, baik dari pihak Pengelola PAUD dan TK, maupun dari anak-anak peserta Pelatihan.


KKN POsdaya UMK 2011/2012

Penyuluhan Ibu Hamil tentang Makanan Pendamping (MP) ASI





Penyuluhan Ibu Hamil tentang Makanan Pendamping (MP) ASI
a. Nama kegiatan : Penyuluhan Makanan Pendamping (MP) ASI
b. Inisiator kegiatan : Fina Agustina P
c. Tempat : Posyandu Anggrek II, Desa Purwokerto
d. Waktu : Rabu, 11 Januari 2012. 09.00 – 10.30


Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan Gizi yang sangat penting bagi bayi, utamanya bayi yang baru lahir. Karena ASI merupakan makanan utama yang nilai gizinya tak dapat tergantikan oleh makanan yang lainnya. Ibu Hamil hendaknya telah memiliki pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya Air Susu Ibu (ASI) memiliki peranan yang sangat penting dalam tumbuh Kembang seorang Bayi. Kemauan seorang Ibu hamil untuk memberikan ASI eksklusif kepada sang bayi juga menjadi sorotan yang penting dalam tumbuh kembang seorang Bayi. Secara umum Air Susu Ibu memiliki Peranan yang sangat penting dalam tumbuh Kembang seorang Bayi.

Dewasa ini, seiring dengan perkembangan zaman dan waktu ditambah dengan kegiatan serta etos kerja guna pemenuhan kebutuhan hidup yang tinggi, pemberian ASI eksklusif saja dianggap masih kurang mampu memenuhi kebutuhan gizi secara utuh terhadap seorang Bayi. Dengan keadaan yang demikian ini, maka diperlukan adanya sebuah jenis makanan Pendamping yang dapat membantu melengkapi dan meningkatkan Kualitas Gizi yang diberikan oleh seorang Ibu kepada bayinya disamping Pemberian ASI eksklusif secara intensif. Masih banyak warga desa, utamanya masyarakat Desa Purwokerto yang memberikan asupan Gizi kepada bayi-bayi mereka dengan asupan gizi yang kurang atau cenderung seadanya. Hal ini dapat berakibat pada kurangnya
gizi yang diserap seorang bayi, sehingga dampak akhirnya akan membawa Pertumbuhan dan perkembangan bayi yang lambat atau kurang.

Pengetahuan serta Kesadaran masyarakt masih kurang tentang pentingnya asupan Gizi tambahan atau Makanan Pendamping ASI guna memenuhi kelengkapan gizi seorang bayi. Masyarakat beranggapan, bahwa dengan pemberian ASI saja sudah cukup, tanpa pemberian makanan Tambahan yang bergizi. Jika ada masyarakat yang memberikan makan tambahan pun, jenis makanan tambahan yang diberikan terkesan seadanya, kurang sesuai dengan keadaan bayi atau bahkan memiliki kandungan gizi yang rendah. Ini menunjukkan masyarakat secara umum belum paham, tentang bagaimana cara memberikan asupan tambahan atau Makanan Pendamping Air Susu Ibu (ASI) kepada bayi-bayi mereka.

Diperlukan adanya suatu usaha penyadaran masyarakat tentang pentingnya memberikan asupan gizi tambahan atau Makanan Pendamping ASI yang mampu meningkatkan serta melengkapi kebutuhan gizi seorang Bayi. Diharapkan dengan usaha penyadaran masyarakat ini akan memberikan dampak positif berupa lebih pahamnya masyarakat terutama kaum ibu hamil untuk memberikan ASI eksklusif dengan didampingi Makanan Tambahan yang bergizi. Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan untuk Ibu Hamil tentang Pentingnya Makanan Pendamping (MP) Air Susu Ibu.

Kegiatan Penyuluhan ini diselenggarakan bersamaan dengan kegiatan Posyandu yang dilaksanakan Oleh Tim Medis dari Puskesmas Kecamatan Kayen. Kegiatan Penyuluhan Makanan Pendamping ASI ini dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 11 Januari 2012 dengan peserta penyuluhan adalah keseluruhan anggota Posyandu Anggrek II Desa Purwokerto. Kegiatan Penyuluhan dilaksanakan selama 1 jam dan 30 menit sisanya dimanfaatkan untuk kegiatan tanya jawab dengan warga masyarakat tentang Makanan Pendamping ASI. Tanggapan tentang kegiatan penyuluhan ini sangat baik, dapat dilihat dengan banyaknya peserta penyuluhan serta banyaknya pertanyaan yang diberikan oleh Peserta Penyuluhan ini.


KKN POsdaya UMK 2011/2012

Penyuluhan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria





Penyuluhan Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria
a. Nama kegiatan : Penyuluhan Pencegahan DBD dan Malaria
b. Inisiator kegiatan : Eriyana Shofiyah
c. Tempat : Rumah Anggota Jam’iyah Yasinan (Ibu)
d. Waktu : Kamis, 19 Januari 2012. 15.30 – 17.00 Wib


Perubahan musim yang drastis serta keadaan Lingkaungan yang ada pada masyarakat dapat memicu timbul dan berkembangnya berbagai macam penyakit yang mungkin dapat menjadi wabah
yang berbahaya bagi masyarakat. Musim hujan menjadi musim yang subur akan datangnya jentik-jentik nyamuk yang menjadi sumber penyakit bila keadaan Lingkungan tidak terjaga dengan baik, seperti pada sisi kebersihan serta kerapian lingkungannya. Keadaan yang terjadi, selama musim hujan datang, masyarakat senantiasa waspada akan timbulnya berbagai macam penyakit yang sudah umum menjadi wabah. Kegiatan yang preventif untuk mencegah tambah luasnya wabah penyakit yang dapat ditimbulkan, warga masyarakat khususnya warga masyarakat Desa Purwokerto melakukan kegiatan Penataan Lingkungan guna mengurangi adanya perkembangbiakan benih-benih penyakit yang mungkin dibawa seiring datangnya musim hujan.
Wabah Penyakit yang umum terjadi dengan datangnya musim Hujan adalah Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan Malaria. Kedua Jenis Penyakit ini menjadi jenis penyakit yang sering menimbulkan keresahan bagi masyarakat, mengingat dampaknya yang dapat menimbulkan kematian bagi penderita jika tidak ditangani dengan segera dan benar. Penyakit Demam Berdarah Dengue dan malaria, memiliki kesamaan dalam hal Penyebaran Penyakitnya, yakni Penyakit-penyakit ini menyebar melalui Gigitan Nyamuk. Nyamuk yang menyebabkan Penyakit-penyakit ini berbeda, tetapi memiliki kesamaan dalam hal lingkungan tempat hidup dan berkembangbiaknya. Secara umum, dengan datangnya musim hujan, maka sangat dimungkinkan banyaknya genangan air yang tersisa dari hujan yang ada. Genangan genangan air yang semacam ini menjadi tempat utama perkembangbiakan Jentik-jentik serta benih-benih nyamuk yang nantinya akan berkembang menjadi nyamuk dewasa yang dapat menyebarkan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria. Di samping itu, kebiasaan masyarakat yang membuang sampah di sembarang tempat akan semakin menambah kemungkinan bertambahnya sarang nyamuk yang dapat menyebabkan semakin berkembangnya Jumlah benih bahkan nyamuk Dewasa yang dapat bmenyebarkan penyakit-penyakit ini.

Diperlukan adanya suatu usaha penyadaran masyarakat tentang berbahanya penyakit Demam Berdarah Dengue dan Malaria ini. Usaha-usaha yang dapat dilakukan adalah usaha-usaha yang bersifat aktif dan persuasif guna mengajak bersama masyarakat untuk memerangi serta mencegah Penyebaran Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria ini. Kegiatan Penyuluhan Kesehatan tentang Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria menjadi satu program Penyuluhan dari Tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus yang memiliki tujuan untuk memberikan Pemahaman kepada masyarakat Desa Purwokerto tentang cara-cara atau langkah-langkah pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria. Kegiatan ini merupakan satu bentuk Kepedulian Tim KKN Posdaya UMK terhadap semakin berkembangnya Penyakit Demam Berdarah Dengue dan Malaria seiring dengan datangnya musim penghujan.

Kegiatan Penyuluhan ini dilaksanak dan atas Kerjasama Tim KKN Posdaya UMK dengan Jam’iyah Yasinan Keliling (Ibu) Desa Purwokerto. Kegiatan Penyuluhan dilaksanakan setelah kegiatan Yasinan berlangsung, dimana tempat kegiatan menyesuaikan dengan tempat Pelaksanaan Kegiatan Yasinan tersebut. Kegiatan Penyuluhan Pencegahan DBD dan Malaria ini dilaksanakan Pada Hari Kamis, tanggal 19 januari 2012, pada pukul 15.30 sampai dengan 17.00 Wib. Peserta yang hadir dalam kegiatan Penyuluhan ini adalah segenap anggota Jam’iyah Yasinan yang mewakili segenap Warga Desa Purwokerto. Tanggapan masyarakat Desa tentang adanya Penyuluhan ini sangat baik, dikarenakan pada dasarnya masyarakat relah mengetahui bahaya dari Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Malaria, namun mereke Kurang paham tentang bagaimana langkah-langkah yang harus diambil guna menanggulangi dan mencegah Penyebaran dari Penyakit-penyakit Tersebut.


KKN Posdaya UMK 2011/2012

Penyuluhan Tentang Keluarga Berencana (KB)





Penyuluhan Tentang Keluarga Berencana (KB)
a. Nama kegiatan : Penyuluhan Keluarga Berencana (KB)
b. Inisiator kegiatan : Fina Agustina P
c. Tempat : Rumah Kepala Desa Purwokerto
d. Waktu : Rabu, 11 Januari 2012. 09.00 – 10.30 Wib


Secara umum tingkat pernikahan dini di masyarakat Desa Purwokerto, Kecamatan kayen, Kabupaten Pati masih sangat tinggi. Keadaan ini menunjukkan adanya kekurang pahaman masyarakat tentang bagaimana seharusnya merencanakan pernikahan yang akan mereka jalani. Terlepas dari permasalahan pernikahan dini yang cukup tinggi di Desa Purwokerto, masyarakat Desa Purwokerto sebagian besar yang telah berkeluarga telah berusaha untuk merencanakan kehamilan atau perencanaan jumlah keturunan mereka melalui program Keluarga berencana (KB) yang diselenggarakan oleh Pemerintah. Masyarakat Desa Purwokerto memang telah paham apa yang dimaksud dengan keluarga Berencana atau KB tersebut. Namun, yang perlu mendapatkan perhatian adalah bagaimana cara memilih alat-alat kontrsepsi atau alat-alat kelengkapan Keluarga Berencana dengan tepat dan sesuai dengan Kebutuhan warga masyarakat, khususnya warga Masyarakat Desa Purwokerto. Pemilihan alat Kontrsepsi yang benar dan tepat merupakan salah satu kunci keberhasilan dari Program Keluarga berencana yang diikuti oleh masyarakat. Karena jika Pemilihan alat Kontrsepsi Kurang tepat, maka kemungkinan hasilnya akan kurang maksimal atau
mungkin dapat terjadi kegagalan dalam melaksanakan Program Keluarga berencana atau KB tersebut. Perlu Kiranya masyarakat Desa Purwokerto mendapatkan tambahan Pengetahuan mengenai Keluarga Berencana beserta dengan Lat-alat Kontrasepsi yang tepat dan benar serta tentang berbagai hal yang berkaitan dengan Program keluarga Berencana. Hal yang demikian inilah yang mendorong tim KKN Posdaya Universitas Muria Kudus untuk menyelenggarakan Penyuluhan Kesehatan tentang Program Keluarga Berencana (KB) di Desa Purwokerto.

Kegiatan Penyuluhan Program Keluarga Berencana (KB) ini diselenggarakan oleh Tim KKN Posdaya UMK bekerjasama dengan Posyandu Anggrek II, Desa Purwokerto serta didukung Oleh Tenaga Medis dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayen, Kabupaten pati. Kegiatan Penyuluhan Keluarga Berencana ini dimaksudkan untuk menambang Pengetahuan serta pemahaman masyarakat Desa Purwokerto, Khususnya untuk dapat mengikuti Program Keluarga Berencana (KB) dengan baik dan Benar serta untuk dapat menentukan alat Kontrasepsi jenis apa yang akan digunakan selama mengikuti Program KB tersebut.
Kegiatan Penyuluhan Kesehatan tentang Program Keluarga berencana ini dilaksanakan Bersamaan dengan pelaksanaan Kegiatan Posyandu di Desa Purwokerto. Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh segenap warga masyarakat Desa Purwokerto, utamanya adalah anggota posyandu dan akseptor KB di Desa purwokerto. Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih 1,5 jam yakni mulai jam 09.00 sampai dengan 10.30 Wib. Kegiatan Penyuluhan Keluarga Berencana ini mendapatkan sambutan yang baik dan meriah dari para peserta penyuluhan, mengingat kurangnya pengetahuan masyarakat Desa Purwokerto tentang apa sebenarnya Program Keluarga Berencana dalam tingkatan yang lebih detail, serta bagaimana cara memilih dan menentukan alat kontrasepsi yang akan digunakan selama melaksanakan program keluarga berencana Tersebut. Kegiatan ini sepenuhnya mendapat dukungan dari warga masyarakat Desa Purwokerto, utamanya adalah oleh Posyyandu Desa Purwokerto.


KKN POsdaya UMK 2011/2012

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India